DATA HANTAR LISTRIK LARUTAN
A. Gejala Hantaran Arus Listrik
Arus listrik timbul karena adanya aliran elektron, yaitu suatu partikel bermuatan negatif. Elektron-elektron ini mengalir melalui suatu bahan yang disebut konduktor, seperti besi dan kawat tembaga. Bahan konduktor seperti logam, bersifat menghantarkan arus listrik sehingga menyalakan bohlam.
| Fokus Kimia Senyawa ionik dalam bentuk padatannya tidak dapat menghantarkan arus listrik. Akan tetapi, tahukah anda bahwa kandungan ion-ionnya tetap bergetar dalam ikatan senyawanya? Jika padatan itu dilelehkan atau dilarutkan dalam air, ion-ionnya akan melepaskan diri dari ikatan dan bergerak bebas dalam lelehan atau larutannya |
| Uji Daya Hantar Listrik Larutan Tujuan : Menguji daya hantar listrik beberapa larutan serta mengamati gejala berlangsungnya hantaran arus listrik. Alat dan Bahan: 1. Seperangkat alat uji elektrolit yang disusun seperti pada gambar disamping. 2. Larutan CH3COOH 1 M 3. Larutan NH4OH 1 M 4. Larutan NaOH 1 M 5. Larutan HCl 1 M 6. Larutan NaCl 1 M 7. Larutan gula 10% 8. Larutan urea 10% 9. Larutan alkohol 10% |
Uji Pemahaman 1
Kerjakanlah pada buku latihan anda.
1. Apa yang menyebabkan timbulnya arus listrik?jelaskan.
2. Bagaimana cara membedakan kemampuan suatu cairan dalam menghantarkan arus listrik?
3. Berdasarkan kemampuannya menghantarkan arus listrik, kelompokkanlah cairan berikut: CH3COOH 1 M; Gula 10%; Alkohol 10%; Air Murni; HCl 1 M; MgCl2 1 M, dan Urea 10%
B. Larutan Elektrolit dan Larutan Nonelektrolit
Larutan elektrolit : larutan yang dapat menghantarkan arus listrik, memberikan gejala berupa menyalanya lampu pada alat uji atau timbulnya gelembung gas dalam larutan.
Larutan nonelektrolit : larutan yang tidak menghantarkan arus listrik dan tidak menunjukkan gejala-gejala tersebut.
Elektrolit kuat : lampu menyala dan membentuk gelembung gas.
Elektrolit lemah : lampu redup/tidak menyala dan membentuk gelembung gas.
| Eksplorasi Kimia Selain air, senyawa asam dan basa juga termasuk elektrolit yang dapat menghantarkan arus listrik. Misalnya, asam sitrat yang terdapat dalam buah jeruk. Anda dapat membuat sel listrik klip kertas dan kawat tembaga ke dalam buah jeruk. Dekatkan jarak kedua logam tersebut, kemudian uji dengan voltmeter yang tingkat pengukurannya sampai milivolt. Gejala apakah yang ditimbulkan? Gejala itu timbul karena adanya arus listrik yang dihasilkan sel jeruk tersebut. Jika jeruk tersebut diganti dengan tomat, perkirakan oleh anda, bagaimana hasilnya? |
| Larutan | Nyala Lampu | Gelembung Gas | ||
| Ada | Tidak | Ada | Tidak | |
| Larutan Urea Larutan Ammonia Larutan HCl Larutan Cuka Air Aki Larutan Alkohol Air Laut Larutan H2S Air Kapur Larutan Gula | - - √ - √ - √ - √ - | √ √ - √ - √ - √ - √ | - √ √ √ √ - √ √ √ - | √ - - - - √ - - - √ |
“Bagaimana larutan elektrolit kuat dan lemah dapat menimbulkan gejala berupa adanya gelembung gas?”
Jawab: berdasarkan percobaan yang dilakukan oleh kimiawan dan fisikawan Inggris, Michael Faraday (1791-1876), diketahui bahwa jika arus listrik dialirkan ke dalam larutan elektrolit akan terjadi proses elektrolisis yang menghasilkan gas. Gelembung gas ini terbentuk karena ion positif mengalami reaksi reduksi dan ion negatif mengalami reaksi oksidasi.
Contoh pada larutan HCl terjadi reaksi elektrolisis yang menghasilkan gas hidrogen sebagai berikut.
HCl(aq) → H (aq) + Cl (aq)
Reaksi reduksi: 2H (aq) + 2e → H2(g)
Reaksi oksidasi: 2Cl (aq) → Cl2(g) +2e
Uji Pemahaman 2
1. Apakah yang terjadi jika larutan garam dan larutan gula diuji dengan nyala lampu? Jelaskan jawaban anda.
2. Larutan elektrolit terbagi menjadi elektrolit lemah dan elektrolit kuat. Apa perbedaan kedua jenis larutan ini dan bagaimana cara membedakannya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar